Home‎ > ‎Liputan Media Massa‎ > ‎Sulawesi Selatan‎ > ‎Makassar‎ > ‎

Pemkot Bangun Penampungan Air

Koran Sindo - 27 Januari 2011

MAKASSAR (SINDO) – Untuk mengatasi banjir yang kerap melanda Kota Makassar, Pemerintah Kota (Pemkot) akan membangun embung atau penampungan air sementara yang dilengkapi pompa pembuangan di setiap kecamatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Ridwan Muhadir mengatakan, penampungan air akan menampung genangan air dari drainase atau kanal, sebelum dibuang ke laut melalui pompa khusus. “Jadi, model bak atau penampungan air ini kami usahakan berada di dekat laut atau sekitar saluran pembuangan air. Ini masih kami rancang, termasuk efektivitasnya,” ungkap dia kepada SINDO, kemarin.

Mengenai bentuknya, dia menguraikan, bak tersebut akan ditempatkan di bawah ruang-ruang terbuka, seperti lapangan, tamantaman, atau fasilitas umum, yang mempunyai space bisa digali. “Jadi modelnya hampir mirip dengan Karebosi. Bagian atas bisa tetap difungsikan atau dibuatkan jalan. Nanti kami cor atau beton dan dibuatkan tempat khusus pipa pompa pembuangan airnya,” papar dia, seusai memimpin rapat persiapan program PU dengan sejumlah kepala bidang.

Dia optimistis,bila gagasan yang sudah disampaikanke Kementerian Pekerjaan Umum tersebut sudah terealisasi, bisa mengatasi banjir pada setiap musim hujan karena sudah ada penampungan sementara.“Kalau tidak dibuatkan model seperti ini, banjir sulit teratasi karena kanal-kanal yang dibangun tidak pernah ada normalisasi atau pengerukan. Akibatnya, baru beberapa menit hujan,sudah terjadi genangan,”tandas dia.

Di samping itu,saluran air yang menghubungkan ke pembuangan akhir kebanyakan tidak berfungsi lagi.Bahkan,di beberapa titik yang menjadi saluran sekunder, seperti di Jalan Ratulangi dan Jalan Haji Bau, hampir tidak berfungsi bila terjadi hujan deras. Anggota Komisi C DPRD Nelson saat dimintai tanggapan, menyatakan drainase dan kanal-kanal sudah seharusnya ditata ulang, khususnya menghubungkan dengan induk pembuangan.

Alasannya, tidak sedikit drainase di Makassar tidak memiliki saluran pembuangan, terutama di kawasan perumahan.Setiap hujan, genangan air atau banjir sulit dihindari. ”Perbaikan dan pembangunan drainase harus memiliki konsep,”tandasnya.(arif saleh)


Comments