Home‎ > ‎Liputan Media Massa‎ > ‎

Seri AMPL (17): Investasi SPAM (Sistim Penyediaan Air Minum)

Menghitung besaran biaya investasi per SR (sambungan rumah)

 untuk daerah baru yang belum memiliki SPAM 

atau biasa disebut “green field” untuk pembangunan

 unit air baku, produksi, distribusi dan unit pelayanan 

ada  3 faktor utama yang menentukan yaitu

jarak pipa transmisikepadatan SR/Ha 

serta luas area pelayanan, misalnya untuk 

daerah pelayanan seluas 300 Ha yang mempunyai potensi

 penambahan SR maksimum  21.000 SR, 

panjang pipa transmisinya sekitar 5.000m 

serta kepadatan 50 rumah/Ha dengan 

potensi pelayanan 60% dari total penduduk 

yang akan terlayani, maka besaran investasinya

 adalah Rp 5,73 juta/SR, dan semakin panjang 

pipa trasmisinya maka akan semakin mahal, 

demikian pula semakin tinggi tingkat kepadatan

 penduduknya atau semakin luas daerah pelayanannya

 maka investasinya akan semakin murah.

 

Untuk eksisting SPAM atau biasa disebut “in field” 

dengan pendekatan yang sama pembangunan  untuk

 unit air baku, produksi, distribusi dan unit pelayanan ada 

3 faktor utama yang sama yang menentukan yaitu 

jarak pipa transmisikepadatan SR/Ha serta 

luas area pelayanan, misalnya untuk daerah pelayanan 

seluas 300 Ha yang mempunyai potensi penambahan

 SR maksimum  21.000 SR, panjang pipa transmisinya

 sekitar 5.000m serta kepadatan 50 rumah/Ha dengan

 potensi pelayanan meningkat dari 30 SR/HA ke 50 SR/Ha

 dari total penduduk yang akan terlayani, maka besaran

 investasinya adalah Rp 3,33 juta/SR, dan semakin panjang pipa

 trasmisinya maka akan semakin mahal, demikian pula

 semakin tinggi tingkat kepadatan penduduknya atau

 semakin luas daerah pelayanannya maka investasinya akan semakin murah.

 

Sedangkan untuk menghitung besaran kapasitas SPAM 

yang akan dibangun, kita memerlukan asumsi data terlebih

 dahulu untuk memberikan ancar-ancar besaran investasi

yang sebenarnya sebelum dilakukan RDS sebagai

 data primer yang dibutuhkan ataupun DED-nya tersusun. 

Adapun asumsi kebutuhan air minum per SR adalah sebagai berikut:

  • Jumlah Jiwa per SR                              : 5 jiwa
  • Kebutuhan Air Minum per Jiwa               : 150 liter/orang/jiwa
  • Kebutuhan Air Non Domestik                 : 15 %
  • Kehilangan Air                                      : 15 %
  • Faktor Debit Maksimum (Qmak)            : 1,1
  • Faktor Jam Puncak (Qpeak)                  : 1,75

 

Disarikan dari Permen PU no. 21/PRT/M/2009 tertanggal 31 Agustus 200



Comments